Skip navigation


Hari ini, Sabtu (27/5) sekitar pukul 06.00 WIb, gempa bumi berkekuatan 5,9 Skala Richter mengguncang Yogyakarta, Klaten, Solo, Magelang dan sekitarnya. Disaat yang sama, warga setempat masih cemas akan kondisi Gunung Merapi yang masih dalam status “awas”.

Kerusakan bangunan di kawasan Kota gede Yogyakarta (foto oleh mediacenter.org)

Namun Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) mengatakan, gempa di Yogyakarta dan sekitarnya itu tidak terkait dengan aktivitas Gunung Merapi yang masih dalam status awas. Gempa tektonik tersebut diduga disebabkan karena adanya reaktivasi patahan aktif di wilayah tersebut.

Jumlah korban meninggal dunia mencapai ribuan orang. Terakhir, lebih dari 2500 orang meninggal, dan diperkirakan jumlah itu masih akan bertambah. Korban terbanyak dari Bantul, Yogyakarta.

Sebagian warga berhamburan ketakutan akan adanya Tsunami. Tragedi Tsunami yang menimpa Aceh dan sekitarnya akhir tahun 2004 lalu rupanya masih membayangi mereka. Kondisi terkendali setelah polisi memastikan tidak adanya Tsunami dan meminta warga kembali.

Gempa juga telah merusak beberapa aset penting. Diantaranya adalah Candi Prambanan, dan juga Museum Keraton Jogjakarta. Sejumlah instalasi listrik PLN sampai alat pendeteksi aktivitas Gunung Merapi milik BPPTK, rusak.

Malam ini Presiden Soesilo Yudhoyono menginap di tenda pengungsian bersama warga di Yogyakarta. Malam ini warga Yogyakarta diminta tidur di luar rumah karena dikhawatirkan akan adanya gempa susulan. Presiden Yudhoyono akan berada di Yogya dalam beberapa hari ke depan.

Di Semarang, gempa dirasakan oleh warga Banyumanik dan warga Semarang Selatan (atas). Gempa berkekuatan 1 SR itu sempat membuat warga panik. Mereka keluar rumah. Hal yang sama juga dialami oleh para tamu hotel Ciputra, yang terletak di kawasan Simpang Lima. Mereka turun ke lobby saat merasakan adanya getaran di sekitar bangunan hotel.

Saya sendiri baru mengetahui kabar ini siang harinya. Pagi tadi saya masih tidur nyenyak, he2. Sebelumnya seorang teman dikabari oleh keluarganya di Kudus tentang adanya gempa di sana. Ternyata gempa juga dirasakan oleh warga Kudus dan Demak. Saya baru tahu kabar gempa di Yogya dan sekitarnya itu setelah mengakses internet.

One Comment

    • gilang desti parahita
    • Posted June 30, 2006 at 2:56 am
    • Permalink
    • Reply

    Din, kapan kamu pernah ke Jogja? kok gak bilang -bilang aku ya? Kapan lagi maen ke sini?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: